Adrian Benn

Interaksinya dengan musik berawal dari lingkungan gereja. Benn tak pernah lepas dari paduan suara, dengan fase terpenting ada pada periode 2009 hingga 2016 di mana Benn tergabung dalam Magnificat Church Choir Studio dan Svaditra Bandung Chamber Choir, keduanya di bawah bimbingan Indra Listiyanto. Di saat bersamaan, ia pun aktif dalam komunitas KlabKlassik yang aktif mengadakan diskusi musik dan penyelenggaraan konser musik klasik di kota Bandung.

Eksplorasinya terhadap musik tidak berhenti sampai di situ. Pada tahun 2011 ia mendirikan Agate Simfonia, yang berisikan komposer, musisi, dan desainer musik untuk media interaktif seperti animasi dan game. Pada tahun 2012, ia mengikuti workshop City Soundscape yang diadakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia. Perkenalan dengan soundscape itu berlanjut hingga tahun 2015, saat ia mengkuratori sebuah eksibisi bertajuk SADA yang menyajikan soundscape kota Bandung di era 1950an dalam bentuk pameran dan pertunjukan.

Di tahun 2016, berangkat dari keinginan untuk mengeksplorasi karya pujangga Indonesia dalam musik, Benn mengajak serta penari Galuh Pangestri, penyanyi sopran Delta Damiana, dan pianis Nicholas Rio, untuk menginisiasi Poemuse.

Saat ini Benn sedang menempuh pendidikan tingkat Master dalam bidang Teknologi Media di KTH Royal Institute of Technology, Swedia. Di sana pun ia aktif dalam kelompok paduan suara Kongliga Teknologkören.